5 Hal Sederhana Yang Dapat Kamu Lakukan Untuk Memajukan Perekonomian Indonesia

Setelah beberapa bulan yang lalu babak belur dihajar para demonstran, hansip2 negara INDOMIEsia ini harus segera menjalankan strategi gerilya selanjutnya, yang sudah dipikirkan oleh Jendral Hansip.

Strategi selanjutnya yg disimpulkan adalah memerintahkan warga untuk menjalankan 5 hal bijaksana yang apabila dilakukan bersama2 mungkin negara ini masih bisa terselamatkan dari utang2 yang terus meningkat.

Mengingat penduduk Indonesia berjumlah 4 besar yang terbanyak di dunia, apapun yang dilakukan bersama2, semisal kencing bersama2 di Singapore pun, itu bisa membuat negara itu hilang dari muka bumi. Hehehee… Tul, gk?

Kondisi saat rapat strategi selanjutnya di poskamling negara IndoMie-Sia

 

Sekali lagi diingatkan bahwa wawasan  kita disini sangat terbatas. Hansip2 disini juga hanya modal suara lantang dengan dada terbuka, otot diikat pake sarung, tanpa pikir panjang langsung koar2 ttg hal2 yang dianggap aneh di negara ini dengan gaya bahasa yang , yah, seperti ini pokoknya….

Langsung cekidot aja, gan…..

Selamat menikmati………..

 

1. Lebih Berhemat Energi Pangkal Negara Kaya…..

 

Saat nongkrong2 dan nonton tv di poskamling, ada acaranya Kania Sutisnawinata. Sambil menatap mbak kania dengan pandangan mata tanpa kedip, mulut menganga, dan air liur menetes, si cantik bilang bahwa secara garis besar ada 6 masalah yang sering dihadapi oleh setiap negara di dunia, salah satunya adalah krisis energi . 

Kania Sutisnawinata

Masalah yang lainnya seperti  (2) Korupsi yang merajalela, (3) masalah birokrasi dan pelayanan publik, (4) masalah infrastruktur, (5) kebijakan untuk penduduk miskin, dan (6) lemahnya penegakkan hukum, intinya juga karena negara tersebut sudah gk punya cukup energi untuk berjuang lebih hebat lagi karena anggaran keuangannya terkuras untuk pengadaan energi (baca: BBM).

Berhubung yang bilang itu adalah si cantik, bukan bapak2 koruptor yang suka tiba2 berakting jadi ahli energi langsung aja otak Bli Fendy klop dan berkata… Setujuuuu…. !! Vote Kania for presiden!!

 “Gk masuk akal itu lahh masbro! Wong di luar Jawa listrik sama BBM nya terbatas gini kok disuruh berhemat..? Lagian di Jawa pun bila dibandingkan dengan negara lain penggunaan energi listrik perkapita masyarakat kita cuma seperlima daripada negara tetangga Malin*sia.. Ayoolah pakbro, berikan solusi lebih baik! Jangan korbankan rakyat terus hanya karena harta, tahta, dan wanita!”  ada anggota hansip yg homo seketika protes dengan jelinya…

Kata berhemat disini memang bukan berarti mengurangi penggunaan energi atau membuat rakyat semakin susah untuk mendapatkan energi. Cara berhemat energi salah satu jawaban adalah dengan memperbanyak penggunaan energi listrik, sehingga energi lokal yang ada bisa dimanfaatkan secara maksimal. Kurangin pemakaian bentuk energi lainnya, apalagi BBM, atau bahan bakar mahal lainnya. Karena dengan menggunakan listrik kita bisa meningkatkan efisiensi dari suatu pekerjaan.

Cara ini bisa dilakukan dengan cara memanfaatkan energi matahari yang dianugerahkan di negeri ini sebaik2nya agar bisa menghasilkan listrik (orang yg merasa kaya dgn ikhlas masang aplikasi sel surya di atap2 rumahnya), memanfaatkan potensi energi disetiap daerah untuk dibuat pembangkit listrik (bisa juga buat pembangkit listrik tenaga angin atau tenaga air), dan mengganti segala hal yang berbahan bakar BBM secepatnya, dll.  Yang intinya menggunakan energi yang lebih murah lagi untuk mengerjakan kegiatan sehari2 bangsa ini.

Dengan begini sedikit demi sedikit kita bisa menghemat anggaran energi negara kita. Dari sini pembangunan infrastruktur bisa dipercepat. Kalo masih bisa percaya dengan BUMN, mungkin kita bisa biarkan perusahaan listrik monopoli tunggal di negara ini menaikkan harga listrik, mendapatkan untung yang maksimal, lalu membiarkannya mempercepat pembangunan infrastruktur kelistrikan di Indomie-sia.

Biarkan BUMN untung sebesar2nya dulu yaaa…

Kalo tohh mereka ujung2nya menghianati kita, tinggal kita demo besar2an, jauhi sekalian orang2 yang gk bertanggung jawab tersebut.. Apalagi pegawe2 yang doyan  korupsi untuk hidup mewah, dll… Kalo perlu turunkan gaji presiden, pejabat, dan anggota DPR setengahnya!! Lohh kok jadi kesana??

Note : ternyata gaji pemimpin2 kita termasuk besar juga didunia.. pantes banyak yang mau jadi pejabat di negeri ini..

Perbandingan gaji pejabat dan GDP negara -> pantesan orang2 Indonesia masih berebut menjadi pemimpin negara

2. Mengekspor “Sesuatu” dan Batasi Penggunaan Barang Impor……

Jalan lain untuk membuat negara ini lepas dari kemiskinan adalah membatasi ketergantungan akan barang impor dan meningkatkan produk ekspor. Pliiisss buat generasi muda, jangan mau bekerja atau membuka usaha dibidang jasa jual beli barang2 impor, apalagi kalo sebenarnya ada barang buatan dalam negeri yang kualitasnya dapat bersaing. Gk ada gagah2nya bro jadi bandar jualan barang luar negeri di jaman negara susah gini! Walopun kita tau itu merupakan jalan pintas yang paling mudah menghasilkan dolar tanpa susah2 usaha, tapi tetep aja labelnya perusak ekonomi bangsa. Klo mau pake sendiri masih gpp lah, tapi jangan sok2an jadi pemasok barang luar negeri, apalagi secara ilegal!

Kesalahan sebagai rakyat yg tanpa disadari telah merugikan negara -> I Love Import

Minimal untuk barang2 macem BB, iPhone, kendaraan bermotor, baju bermerk, obat2an, dll pemerintah bisa buat aturan yg memaksa mereka dulu untuk membuat pabrik di IndoMIE-sia lahh.. Pembangunan pabrik baru di Indonesia artinya mengharuskan perusahaan2 asing berinvestasi di Indonesia, memungkinkan adanya transfer teknologi, dan menyediakan lapangan pekerjaan dll yg berarti suatu hari bisa membuat negara ini menjadi mandiri. Kalo pemerintah gk bisa, gampang!! Kita buat aja gerakan moral massal untuk anti memakai barang2 impor tersebut..  Gampang kan? 

Cara lainnya mungkin bisa dengan cara memaksa produk tersebut mencantumkan petunjuk pemakaian menggunakan bahasa Indonesia. Lumayan bisa menyediakan lapangan pekerjaan untuk para translater. Atau setidaknya terdaftar secara legal, agar kedepannya dapat diawasi dengan mudah oleh Bpk2 pejabat kita yg semoga masih terhormat.

Berikut ini adalah tabel ekspor impor yang dimiliki oleh negara tercinta kita ini.. Semoga bisa membuat rekan2 ikut sadar untuk meningkatkan cadangan devisa negara kita ini.. Dicek langsung aja, gan..

Neraca ekspor-impor negara auto-pilot Indonesia -> bayangkan kalau ada usaha untuk meningkatkan ekspor dan membatasi impor

Ciri-ciri negara maju seperti Jepang, Korea, Jerman, dll adalah selalu bangga menggunakan produk buatan negaranya sendiri. Atau sebaliknya juga, negara kita seharusnya bisa sehebat dan sekaya Arab atau negara pengekspor minyak lainnya apabila kita mau mengurangi ketergantungan terhadap barang impor.

Seharusnya sebagai negara yang berdaulat, negara Indomie-sia bisa saja membakar barang2 yang datang dari China, atau membuang garam2 impor ke laut, atau mengembalikan mobil2 Jepang ke pabriknya.

Hehehee… Tapi itu kalo presiden kita sehebat Ahmedinejad.. Tapi jangan deh, lagian Kondom yang beredar dipasaran pun yang di buat di luar negeri jauh lebih berasa stroberi dan coklat daripada buatan lokal,  jadi memang produk lokal kita belum mampu bersaing dari segi kualitas.

Sampai2 kondom impor bekas pun laku di Indonesia

 

Bersambung ke halaman berikutnya……..

Halaman: 1 2

Next »

Kegilaan Terkait

OMG! Tidak punya FB? Tetap tinggalkan komentar

  

  

  

Kamu dapat menggunakan tag HTML ini

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>